MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memberikan pengakuan terbuka mengenai peran sentral Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta sosok H. Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo dalam peta politik dan pembangunan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Dalam momen yang penuh kehangatan, Bupati menegaskan bahwa mereka bukan sekadar pendukung, melainkan motor penggerak utama yang mengantarkan dirinya ke kursi kepemimpinan sekaligus perancang intelektual di balik program-program unggulan pemerintah saat ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati melalui Wakil Bupati Barito Utara, Felix Soenadi Y Tingan, saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Zona I di Aula Barakati, Muara Teweh, Rabu (8/4/2026). Di hadapan kader PKB dari empat kabupaten yaitu Barito Utara, Barito Selatan, Murung Raya, dan Barito Timur, Felix mengungkapkan betapa kuatnya “nilai kebatinan” dan ikatan emosional yang terjalin selama masa perjuangan politik hingga masa jabatan saat ini.
Dalam sambutan yang dibacakannya, Felix menekankan bahwa kemenangan pasangan Shalahuddin-Felix merupakan buah dari dedikasi total PKB. Dukungan yang diberikan melampaui formalitas politik, karena melibatkan pengorbanan tenaga, pikiran, hingga perasaan yang tulus demi kepentingan masyarakat. Hal ini menciptakan hubungan yang lebih menyerupai ikatan kekeluargaan ketimbang sekadar koalisi partai politik.
Satu hal yang menarik perhatian peserta Muscab adalah pengakuan bahwa 11 program unggulan yang kini dinikmati masyarakat Barito Utara murni merupakan gagasan dari H. Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo. Felix menjelaskan bahwa saat maju dalam kontestasi, ia dan Bupati Shalahuddin sepakat untuk tidak mengubah visi dan misi tersebut sedikitpun. Ke-11 program yang menitikberatkan pada hajat hidup orang banyak, seperti sekolah gratis 16 tahun, BPJS gratis, dan pembangunan desa, tetap menjadi komitmen utama pemerintah hingga lima tahun ke depan.
Meski tetap setia pada program orisinal gagasan Gogo Purman Jaya, pasangan Shalahuddin-Felix kini menambahkan 12 program prioritas sebagai langkah percepatan. Felix memaparkan bahwa prioritas saat ini difokuskan pada pembenahan infrastruktur, seperti pembangunan tiga buah jembatan besar. Menurutnya, infrastruktur yang mumpuni adalah syarat mutlak agar program-program kesejahteraan rakyat lainnya dapat berjalan efektif.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara memang tengah gencar melaksanakan proyek infrastruktur secara besar-besaran untuk menunjang distribusi dan aksesibilitas warga. Dengan kolaborasi pemikiran dari para tokoh PKB dan eksekusi nyata dari pemerintah daerah, diharapkan percepatan pembangunan di Barito Utara dapat segera dirasakan dampaknya secara merata hingga ke pelosok desa.

















