banner 728x250

DPRD Barito Utara Kawal Program Makan Bergizi Gratis: Tekankan Sertifikasi Halal dan Inovasi Menu

banner 120x600
banner 468x60

MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara bergerak cepat untuk memastikan program strategis nasional berjalan optimal di daerah. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Rapat DPRD pada Rabu (8/4/2026), legislatif menyoroti dua agenda besar, yakni pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, yang memimpin jalannya rapat, menegaskan bahwa transparansi dan kualitas menjadi harga mati dalam pelaksanaan kebijakan pusat di Bumi Japaun ini. Salah satu poin krusial yang disepakati adalah instruksi bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Barito Utara untuk segera mengurus sertifikasi halal. Langkah ini dinilai sangat penting guna menjamin keamanan serta kenyamanan bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama program tersebut.

banner 325x300

Selain aspek kehalalan, Henny juga mendorong pihak SPPG untuk terus melakukan inovasi dalam menyusun daftar menu. Ia menekankan bahwa makanan yang sehat harus dibarengi dengan rasa yang lezat dan tampilan yang menarik agar sesuai dengan selera anak-anak. Menurutnya, peran pengawas di lapangan juga harus ditingkatkan untuk memastikan distribusi makanan tetap berada pada standar kualitas yang telah ditentukan dari dapur hingga ke tangan siswa.

Sebagai bentuk komitmen pengawasan yang nyata, jajaran DPRD Barito Utara berencana melakukan kunjungan mendadak ke dapur-dapur SPPG. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung seluruh proses produksi, mulai dari kebersihan dapur, pemilihan bahan baku, hingga teknis distribusi ke sekolah-sekolah di wilayah Barito Utara.

Terkait program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), rapat tersebut menyepakati perlunya percepatan sosialisasi dan pendampingan bagi pemerintah desa. Henny menegaskan bahwa kesiapan desa adalah kunci utama agar program ini tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas yang menggugurkan kewajiban, melainkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

RDP ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Barito Utara, Eveready Noor, bersama Kepala Dinas Kesehatan dan perwakilan SPPG. Seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut kini diserahkan kepada pihak eksekutif untuk segera ditindaklanjuti demi menjamin keberhasilan program di lapangan.

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *